Kamis, 31 Desember 2015

YANG MANAKAH JIWA KITA ?



       عن النواس بن سمعان رضي الله عنه قال : 
سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن البر و الإثم، فقال :            
(البر حسن الخلق و الإثم ما حاك في صدرك وكرهت أن يطلع عليه الناس) أخرجه مسلم 

       An Nawwas ibnu Sam'an Rodhiyallahu 'Anhu pernah berkata : "Aku bertanya kepada Rosulullah Shollallahu 'Alaihi wa Sallam : tentang Kebajikan dan Dosa. Maka Beliau menjawab : "KEBAJIKAN adalah Akhlaq yang Baik dan DOSA adalah Apa2 yang menimbulkan Keraguan dalam Jiwamu dan Anda TIDAK SUKA Orang Lain mengetahui(perbuatanmu)."
[Hadits ini Dikeluarkan oleh Imam Muslim Rohimahullah]

Fadhilatus Syaikh Muhammad Ibnu Sholih Al 'Utsaimin Rohimahullah menjelaskan :
"Yang dimaukan dengan lafadz (ماحاك في نفسك : Apa2 yang menimbulkan keraguan dalam jiwamu) Jiwa disini yang dimaksud JIWA SEORANG MUKMIN.

(Alasannya) :
 Adapun Orang Fasiq, maka sesungguhnya :
Dosa tidaklah menimbulkan keraguan dalam jiwanya dan
ia tidak peduli jika Manusia melihat perbuatannya tersebut,
Bahkan ia terang2an dengan dosanya dan Acuh tak acuh.

 Beda halnya Orang Mukmin :
 Karena Allah telah memberi Cahaya pada Hatinya
 Jika Ia menginginkan Dosa, akan timbul ke-ragu2an dalam jiwanya
dan akan Bertolak belakang
 Dan Ia TIDAK SUKA, jika Orang lain melihatnya.

        Maka ini adalah Tolak Ukur.
Sifat2 ini hanyalah Haknya Orang2 Mukmin.

        Adapun Orang2 Fasiq, maka mereka tidak mempermasalahkan jika Manusia mengetahui Dosa2 mereka, serta Dosa2 nya Tidak menimbulkan Ke-ragu2an pada Jiwa Mereka. Bahkan mereka melakukannya -Wal 'iyadzu billah- dengan Senang dan Lapang Dada. Allah Subhānahu wa Ta'āla berfirman :

{ أَفَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ فَرَءَاهُ حَسَنًا ۖ فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۖ }

"Maka apakah Orang yang dihias-hiasi (oleh setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)?
Maka sesungguhnya Allah Menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan Memberi Hidayah Kepada Siapa yang dikehendaki-Nya."
[QS. Fatir: Ayat 8]

Jiwa Kita Masuk yang mana


Wallahu A'lam Bis Showāb

Bārokallahu fiikum


✏ Abu Ishāq AtThubany

___________________________________


Sumber :

 Bulughol Marom, Kitabul Jami'
 Syarhu Riyādhis Sholihin



__________ FIAS, Thuban _________

0 komentar:

Posting Komentar

 
Loading ...